Pasar Papringan di Temanggung
Hai brad and sist,
Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan perjalanan wisata saya bersama teman-teman.Kali ini saya dan teman-teman berwisata di salah satu kota di Jawa Tengah,tepatnya di kota Temanggung,dan di kota itu juga saya di lahirkan hehe
Tujuan wisata saya kali ini adalah Pasar Papringan,sebuah pasar yang proses jual belinya tidak menggunakan uang,tapi di ganti dengan pring,kita bisa mendapatkan pring itu dengan membelinya di sana, 1 pring setara dengan Rp 2000, dan sebuah pasar yang di buru oleh wisatawan dan fotografer karena keunikanya,tetapi pasar itu hanya buka dua kali setiap bulanya,kalau tidak salah setiap minggu pon dan minggu wage.
Pasar Papringan terletak di Desa Ngadiprono, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung,meski di tengah pelosok desa,pasar itu tetap di buru wisatawan
Di sana ada juga wahana permainan yang sudah langka di mainkan di jaman sekarang,saya mencoba salah satu permainan tersebut yaitu egrang.
Ada juga gamelan yang sedang di mainkan oleh para pemainya.
Disinilah tempat untuk menukar uang dengan pring,sebuh alat pembayaran yang di gunakan di sana untuk membeli sesuatu.
Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan perjalanan wisata saya bersama teman-teman.Kali ini saya dan teman-teman berwisata di salah satu kota di Jawa Tengah,tepatnya di kota Temanggung,dan di kota itu juga saya di lahirkan hehe
Tujuan wisata saya kali ini adalah Pasar Papringan,sebuah pasar yang proses jual belinya tidak menggunakan uang,tapi di ganti dengan pring,kita bisa mendapatkan pring itu dengan membelinya di sana, 1 pring setara dengan Rp 2000, dan sebuah pasar yang di buru oleh wisatawan dan fotografer karena keunikanya,tetapi pasar itu hanya buka dua kali setiap bulanya,kalau tidak salah setiap minggu pon dan minggu wage.
Pasar Papringan terletak di Desa Ngadiprono, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung,meski di tengah pelosok desa,pasar itu tetap di buru wisatawan
Sejumlah
makanan masa lalu, atau bahkan yang mulai langka diperjualbelikan seperti Gono
Jagung, kupat tahu, gudheg, gablog Pecel, pepes, sego gono. Sego kuning,
gorengan, godoghan, susuk kedele, wedang tape, jajan Deso, dawet ayu, sop buah.
Ada juga gamelan yang sedang di mainkan oleh para pemainya.
Disinilah tempat untuk menukar uang dengan pring,sebuh alat pembayaran yang di gunakan di sana untuk membeli sesuatu.
Itulah perjalanan saya berwitsata di pasar papringan, mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan, cobalah anda datamg kesana pasti akan terpesona wkwk.




Komentar
Posting Komentar